Promosi Faperta IPB melalui Pelayanan Kunjungan atau Wisata Kampus

Oleh :

Dr. Ir. Nurhayati, M.Sc

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan

Fakultas Pertanian, IPB

 

Kampus merupakan suatu lanskap atau area yang didalamnya terdapat bangunan dan berbagai fasilitasnya beserta lingkungan atau area ruang terbukanya, tempat diselenggarakannya aktivitas pendidikan tinggi. Kualitas kampus mendukung citra universitas dan dapat menjadi wahana promosi universitas yang bersangkutan. IPB sejak tahun 2015 telah mencanangkan Gerakan Menuju Green Campus 2020. Gerakan ini sampai saat ini masih berproses melalui beberapa tahapan, mencakup program-program Green Transportation, Green Movement, Green Energy, hingga Green Building and Open space. IPB juga termasuk 10 Green Campus di Indonesia (peringkat 2 pada tahun 2014) menurut versi UI Greenmetrics. Jadi sudah selayaknya kampus IPB memang “green”, bersih, indah, dan nyaman.  Selain memberikan kenyamanan bagi sivitas akademika, kampus juga terbuka, mudah diakses, dan ramah kepada tamu/pengunjung, serta dilengkapi fasilitas yang memudahkan pengunjung untuk mendapatkan informasi.

Kampus Fakultas Pertanian (Faperta), sebagai bagian dari kampus IPB, selain menunjukkan karakter sebagai Green Campus IPB, juga harus menunjukkan karakter khas atau identitas Faperta. Faperta mempunyai lambang bendera berwarna hijau. Secara fisik, tiang-tiang bangunan dan signage di Faperta berwarna hijau. Faperta juga telah mencanangkan Gerakan Faperta Hijau sejak tahun 2014, sebagai gerakan untuk bersama menjaga kebersihan, memilah sampah, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Dengan identitas “hijau” dan Gerakan Faperta Hijau, diharapkan kampus Faperta benar-benar menjadi lebih “hijau”, lebih bersih, indah dan nyaman, serta menjadi teladan bagi bagian area kampus lainnya.

IPB, termasuk Faperta, sering menerima kunjungan dari berbagai kalangan, antara lain siswa sekolah, mahasiswa, tamu dari universitas atau instansi lain, dan masyarakat umum, berasal baik dari dalam negeri maupun luar negeri, datang secara individual, rombongan kecil maupun rombongan besar. Dengan berbagai tipe pengunjung dan tujuan yang berbeda-beda, maka perlu disusun suatu sistem pengelolaan dan pelayanan pengunjung, khususnya di tingkat Faperta.

Program kunjungan tamu individual sampai rombongan kecil (hanya beberapa orang) dari universitas atau instansi mitra biasanya tujuan kunjungan dan pihak yang akan ditemui sudah spesifik dan sudah dikomunikasikan secara detil jauh hari sebelumnya, sehingga lebih mudah dalam penerimaannya. Sedangkan kunjungan rombongan besar (> 20 orang, bahkan kadang-kadang mencapai 100 orang), memerlukan penanganan pelayanan khusus karena memerlukan fasilitas yang memadai kapasitasnya, perlu waktu yang cukup dalam mobilisasi pengunjung, melibatkan banyak pihak seperti petugas dari departemen dan kebun. Oleh karena itu perlu disusun semacam panduan pelayanan kunjungan atau wisata kampus Faperta IPB, yang mencakup: pelayanan informasi menyeluruh tentang Faperta dan program pendidikannya, objek-objek yang dapat dikunjungi di departemen-departemen dan kebun, rute dan durasi kunjungan, kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan pengunjung, sistem pelayanan informasi, serta petugas-petugas yang berperan dalam kegiatan ini. Untuk melaksanakan kegiatan ini perlu persiapan yang matang, antara lain perlu membuat list jadwal kegiatan kampus dalam satu tahun, baik akademik, kegiatan di kebun, maupun event-event yang ada, sebagai objek yang dapat dikunjungi; fasilitas ruang yang memadai baik indoor maupun outdoor; bahan dan media informasi yang informatif dan menarik, seperti leaflet, brosur, banner, slide, video atau film pendek; serta petugas yang selalu siap, terampil dalam mengelola pengunjung dan menarik dalam memberikan penjelasan. Informasi yang perlu ditekankan pada pengunjung, terutama pengunjung siswa sekolah dan mahasiswa, adalah pentingnya bidang pertanian, kemajuan-kemajuan yang telah dicapai Fakultas Pertanian IPB, serta keunggulan pendidikan di Fakultas Pertanian IPB.

Pelayanan kepada pengunjung agar kunjungannya berkesan karena mendapatkan informasi/edukasi yang memadai dan pengalaman yang menarik, merupakan salah satu strategi promosi yang cukup ampuh. Para pengunjung tersebut dengan sendirinya akan menyebarluaskan pengalamannya kepada pihak lain, termasuk melalui media sosial.

Foto 1. Kampus Fakultas Pertanian IPB

Foto 2. Mahasiswa Faperta UMI Makasar mengunjungi Kebun Sadifa Faperta