All for Joomla All for Webmasters

Pelatihan Budaya Kerja IPB 2020 ; Faperta Terapkan Tujuh Budaya Kerja Institusi

Dalam rangka meningkatkan kompetensi SDM (Sumber Daya Manusia) di lingkungan kerja, Fakultas Pertanian menyelenggarakan pelatihan dengan tema Budaya Kerja IPB 2020 secara virtual, Selasa (27/11).

Acara tersebut terselenggara atas kerjasama Direktorat SDM IPB University bersama Fakultas Pertanian yang dihadiri oleh perwakilan seluruh Dosen dan tenaga kependidikan Fakultas di IPB. Dalam pelatihan Budaya kerja kali ini menghadirkan narasumber fasilitator pelatihan yaitu, Dr. Heti Mulyati, S.TP.MT (Direktur SDM IPB), Ir. Jamil Azzaini, MM (CEO Kubik Leadership) dan Dr. Ir Ahmad Mukhlus Yusuf (Executive Coach Strategic Action)

Dalam kesempatan pembukaan acara, Dekan Fakultas Pertanian Dr. Sugiyanta, M.Si menyampaikan  bahwa budaya kerja di IPB perlu dibangun dengan keharmonisan dalam membangun sinergi untuk melakukan kewajiban dalam bekerja, untuk itu tujuh budaya institusi yang akan disampaikan agar dipahami dan diterapkan di lingkungan kerja masing-masing.

Acara yang dibawakan oleh moderator Dr. Ahmad Junaedi, M.Si selaku Wakil Dekan Bidang Sumberdaya Kerjasama dan Pengembangan Fakultas Pertanian juga menyampaikan bahwa narasumber akan me- refresh mengenai budaya kerja saat ini, ditambah pada kondisi saat ini (NEW NORMAl) apakah perlu ada penyesuaian. “Kita harus mengasah kepekaan kita untuk berinteraksi dengan lingkungan untuk membangun budaya kerja untuk percapaian, perbaikan dari waktu ke waktu. “Ungkapnya.

Updating dan Refreshment mengenai budaya kerja tentunya tidak terlepas dari individu, dalam organisasi jasa, budaya kerja dibentuk untuk meningkatkan aspek social terutama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Budaya dibentuk dari individu dihadapkan oleh berbagai distrupsi, menghadapi ketidakpastian, untuk itu jadilah organisasi yang mampu belajar dan lebih adaptif yang selalu continues dan improvement.” Ungkap Direktur SDM IPB.

Selain itu , Ir. Jamil Azzaini mengatakan, bahwa budaya kerja merupakan ruh institusi, “kalau manusia ada ruh nya, itu budaya kerja secara spiritual, kita bukan robot berbentuk manusia, Institusi dengan budaya kuat ditentukan oleh SDM yang memiliki kualitas diri Ideal dengan cara memperjuangkan kontribusi terbaik memiliki value yang khas serta memiliki keahlian yang dibutuhkan banyak orang.” Kata CEO Kubik Leadership.

Terakhir, Dr. Ir Ahmad Mukhlus Yusuf (Executive Coach Strategic Action) mengatakan, ada beberapa poin dalam dalam mencapai tujuan dan hasil yang diharapkan yakni menggali dan menetapkan nilai-nilai inti yang di yakini akan membawa organisasinya mencapai Visi, Misi dan Nilai-nilai dengan baik, menetapkan perilaku utama sebagai pedoman dalam mencapai Visi, Misi dan Nilai-nilai pada masa mendatang.

Uraian rinci mengenai hasil, Hal-hal baik yang selama ini telah dilakukan dan perlu dilanjutkan (CONTINUE), Hal-hal kurang baik yang selama ini telah berjalan, meski hasil bagus dicapai, dan perlu dihentikan (STOP). Hal-hal yang baik dan diharapkan akan membantu organisasi mencapai Visi dan Misi sehingga perlu segera dimulai (START). (rdh)

Leave A Comment

Translate »