All for Joomla All for Webmasters

Ikatan Alumni Fakultas Pertanian (IKA Faperta) IPB University bersama Sabisa Farm IPB University menghadirkan seminar motivasi yang bertema “Become Impactfull Person.” Seminar secara daring yang digelar pada Selasa, (19/5) tersebut menghadirkan alumni Faperta IPB University, Jamil Azzani (CEO Kubik Leadership.

Ketua Umum IKA Faperta IPB University, Dr Ernan Rustiadi dalam pembukaannya mengatakan acara seminar daring ini berusaha memotivasi dan menata kembali kehidupan masyarakat di tengah wabah COVID-19 saat ini. “Di tengah wabah COVID-19 yang sedang berlangsung ini, kita ingin memulai dengan menata diri terlebih dahulu. Mudah-mudahan narasumber bisa memotivasi dan menyegarkan kita semua,” paparnya.

Terkait upaya IKA Faperta dalam membantu mahasiswa Faperta IPB University selama wabah COVID-19 ini, pihaknya telah menggalakkan program orangtua dan kakak asuh bagi mahasiswa yang kesulitan ekonomi terutama orangtuanya yang terdampak secara langsung.

Dekan Faperta IPB University, Dr Suwardi menyampaikan kegiatan seminar daring ini dilakukan karena kegalauan yang dialami mahasiswa akibat wabah COVID-19. Ia berharap webinar ini dapat memotivasi dan menyegarkan kembali semangat mahasiswa yang terkena dampak COVID-19 secara langsung.

“Kami juga telah mendata mahasiswa yang tidak pulang dan mengalami kesulitan secara langsung akibat wabah COVID-19, sehingga mahasiswa yang berada pada garis merah, maka itu yang didahulukan mendapat bantuan,” papar Dr Suwardi.

Sementara itu, Jamil Azzaini memberikan motivasi dari buku yang ia terbitkan dengan judul ON. Ia menyebutkan untuk bisa tumbuh sedikitnya ada empat “ON” yang harus dimiliki oleh seseorang. Empat “ON” tersebut adalah vision, action, passion dan collaboration.

“Vision yang saya maksud bukan tentang rumah mewah maupun mobil mewah, tapi yang saya sebut vision adalah apa impian kehidupan yang ingin diwujudkan. Jangan sampai hidup itu asal mengalir seperti air,” papar Jamil.

Lebih lanjut, penanggungjawab program Mentoring Leader Himpunan Alumni (HA) IPB University itu menjelaskan vision adalah energi untuk terus tumbuh. Menurutnya, vision itu penting untuk masa depan terutama bagi seorang pemimpin. Sedikitnya ada empat parameter visi yaitu sukses mulia, kongret, pesonal dan emosional.

“Visi yang kita rancang tidak hanya untuk kehidupan dunia, tetapi visi tersebut harus mencakup kehidupan di akhirat kelak,” tambahnya.

Ia juga menekankan visi yang sudah dirancang harus kongkret sehingga bisa dilakukan dan bisa dicapai. Oleh karena itu visi harus bisa terealisasi dengan baik karena visi tersebut dirancang secara konkrit. (RA)

Keyword: IKA Faperta, alumni IPB, Faperta IPB

Leave A Comment

Translate »