All for Joomla All for Webmasters

Fakultas Pertanian IPB University melepas calon wisudawan tahap IV tahun akademik 2019/2020  pada Selasa, 14 Januari 2020 di Auditorium Toyib Hadiwijaya. Calon wisudawan Fakultas Pertanian tahap ke IV berjumlah 86 telah resmi menjadi wisudawan pada hari ini 15 Januari 2020 di Graha Widya Wisuda.

Fakultas Pertanian mendapatkan empat lulusan terbaik sarjana diantaranya, Anisa Nurhidayah, SP Departemen Proteksi Tanaman lulusan terbaik tingkat Program Studi sekaligus Tingkat Faperta, ipk 3,93 (Dengan Pujian), Zakiyyatil Fakhiroh, SP terbaik Program Studi Manajemen Sumberdaya Lahan, IPK 3,39 (Sangat Memuaskan) Marisa Dwi Saputri, SP. Terbaik Program Studi Agronomi dan Hortikultura, IPK 3,80 (Dengan Pujian). Ayala Uswatun Hasanah, SarsL terbaik Program Studi Arsitektur Lanskap, IPK 3,74 (Dengan Pujian)

Untuk Program Pasca Sarjana, Fakultas Pertanian IPB wisuda tahap IV TA 2019/2020. Mendapatkan wisudawan terbaik dari Program Studi Pemuliaan dan Bioteknologi Tanaman Departemen Agronomi dan Hortikultura, Dr M Fuad Anshori  wisudawan terbaik IPB, IPK 4.0. Kemudian Cici Indriani Dalimunte, Msi dari program studi Fitopatologi Departemen Proteksi tanaman IPK 3,82.

Dalam ucapan selamat kepada Para wisudawan, Dekan Fakultas Pertanian Dr. Suwardi mengatakan, kreatifitas menjadi modal untuk membuktikan kualitas seseorang dalam bekerja. Nilai kejujuran dan kerja keras setelah lulus masa kuliah sangatlah diperlukan. “Disamping untuk pemgembangan karir, diharapkan juga para alumni bisa menjalin jejaring untuk berkolaborasi untuk mendapatkan sesuatu yang besa.” Tutur Dekan Faperta. Lain halnya dengan lulusan terbaik Faperta IPB, Anisa Nurhidayah, SP saat mengungkapkan kesan dan pesannya,”bahwa setelah lulus kita akan menghadapi dunia kerja dan kita harus mampu bekerja keras dan mampu menyelesaikan masalah dan juga mampu hidup bermasyarakat dengan baik.” Kata Anisa. Lulusan terbaik Magister faperta IPB,  Cici Indriani Dalimunte dalam sambutannya memberi pesan bahwa ini merupakan titik awal dan perjalanan yang masih panjang yang harus dilewati.

Terakhir, kata-kata pesan dan kesan dari lulusan terbaik program Doktor, Fuad Anshori menganalogikan bahwa kita harus hidup sebagai hormon dapat berpengaruh besar pada setiap tanaman dan jadilah seperti enzim untuk bidang masing-masing yang sangat berpengaruh yang tidak bisa digantikan dengan robot. “Menjadi tanaman yang adaptif, stabil dan responsif juga menjadi seperti padi semakin berisi semakin merunduk yang akan membawa kita pada kesuksesan. (rdh)

Leave A Comment

Translate »