All for Joomla All for Webmasters

Himasita IPB Menggelar Jambore Perlindungan Tanaman Indonesia

Himpunan Mahasiswa Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor (Himasita IPB) menyelenggarakan Jambore Perlindungan Tanaman Indonesia (JPTI) 2018. Kegiatan ini diselenggarakan pada 7-11 November 2018 bertempat di Kampus IPB Dramaga. Tema JPTI tahun 2018 adalah “Bangkitkan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) Negeri Ini.” Rangkaiang kegiatan JPTI meliputi lomba foto, lomba poster ilmiah, lomba cepat tepat, Focus Group Discussion, seminar nasional, expo, pelatihan budidaya lebah klanceng dan fieldtrip.

Melalui kegiatan JPTI ini, konsep PHT dapat diterapkan secara masif di Indonesia. Pasalnya, penerapan PHT di Indonesia masih terbilang sedikit, bahkan masih dianggap seperti hal tabu. Prof. Dr. Ir. Damayanti Buchori, M.Sc menerangkan bahwa pertanian tidak hanya sebatas menanam dan memanen. Melainkan juga harus menjaga agroekosistem di lahan pertanaman tersebut.

“Untuk mewujudkan konsep PHT, perlu adanya sinergi berbagai pihak terutama pemerintah dan mahasiswa sehingga prinsip-prinsip dasar PHT dapat dilaksanakan,” ujar Prof. Damayanti.

Di sisi lain, perlu diadakan pencerdasan terhadap petani supaya petani, sebagai pelaku utama penerapan konsep PHT, memiliki pengetahuan yang cukup. Sehingga petani mampu menerapkan konsep PHT secara mandiri. Sedikitnya terdapat tiga prinsip dasar dalam penerapan PHT, yaitu mengupayakan tanaman sehat dan tahan, meningkatkan komponen pengendali alami yang ada di pertanaman, dan melakukan pemantauan untuk menentukan perlu atau tidaknya melakukan tindakan intervensi untuk mengamankan hasil panen.

Dengan diterapkannya konsep PHT di pertanaman, harapannya dapat meningkatkan pendapatan petani, mengurangi risiko gagal panen, menjaga ekosistem dan lingkungan, mengurangi risiko residu pestisida, memelihara keberlanjutan sistem ekologi, dan menurunkan biaya usaha tani. Meskipun memiliki banyak manfaat, penerapan konsep PHT saat ini masih teradapat tantangan yang harus diselesaikan bersama. Tantangan tersebut di antaranya kurangnya minat petani untuk menerapkan konsep PHT di sawahnya, belum adanya sinergisitas antara pemerintah dengan akademisi, dan belum banyak contoh penerapan PHT yang sudah berhasil.(RSyd)

Leave A Comment

Translate »