All for Joomla All for Webmasters
Saung Tani IPB 2017

Dalam rangka perkenalan mahasiswa baru Faperta angkatan 53 dan 52, Fakultas Pertanian tengah mengadakan kegiatan Saung Tani IPB 2017, dimana kegiatan tersebut bertujuan agar dapat memberikan pemahaman yang baik tentang peran sesungguhnya sebagai mahasiswa pertanian. Dengan adanya kegiatan saung tani, mereka akan memiliki tanggung jawab bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk masyarakat.

Kegiatan saung tani IPB 2017 berlangsung selama 3 hari pada tanggal, 29, 30 Agustus dan 3 September 2017. Acara diikuti sekitar 400 orang terdiri dari angkatan 53, beserta seluruh civitas akademik Faperta, Departemen dan dosen pengajar serta mahasiswa yang aktif dalam lembaga kemahasiswaan.

Selaku ketua acara saung tani, Adi Poernomo Faperta mengatakan, dengan mengenal Fakultas Pertanian sebagai tempat belajar mereka, diharapkan mereka mampu memanfaatkan peluang dan kesempatan untuk belajar dengan baik serta memiliki kepekaan sosial yang baik pula, sehingga ilmu yang dimiliki menjadi bukti pengabdian kepada masyarakat.

Dr.Ir. Agus Purwito, MSc.Agr yang hadir dan sekaligus membuka acara Saung Tani, pada pembukaannya,  beliau menyampaikan mengenai keunggulan-keunggulan berkuliah di Faperta IPB, peluang-peluang untuk melanjutkan studi atau magang ke Luar negeri. Dengan demikian diharapkan mahasiswa baru dapat termotivasi, tidak hanya di bidang akademik tetapi juga bidang non akademik lainnya.

Acara selanjunya diisi dengan materi tentang pengenalan ke-Faperta yang secara langsung disampaikan oleh Dekan Fakultas Pertanian dan selanjutnya dilanjutkan oleh Ketua Departemen ITSL Dr. Ir. Baba Barus yang memberikan arahan tentang peran media sosial dan bijak penggunaannya, karena di era zaman sekarang media sosial sangat berperan penting dalam dunia kerja. Bonjok Istiaji SP. MSi mewakili Ketua Departemen PTN juga menyampaikan tentang keunggulan Departemen Proteksi Tanaman. Mahasiswa dari Departemen PTN sebagai Dokter Tanaman diharapkan dapat membantu petani dalam menanggulangi masalah pertanian, terutama masalah wereng coklat yang sampai saat ini sedang gencar-gencarnya dilakukan pengendalian dengan memberikan sosialisai-sosialisasi kepada para petani di Indonesia.

Dr Ir Bambang Sulistyantara M.Agr selaku Ketua Departemen Arsitektur Lanskap juga menyampaikan tentang penting nya peran ARL dalam penataan suatu daerah atau kota. Diakhir sambutannya beliau mengajak seluruh mahasiswa ARL angkatan 53 untuk melakukan yel-yel ARL. Acara dilanjutkan dengan kegiatan – kegiatan Talkshow dan FGD bersama Panitia acara.

Leave A Comment

Translate »