All for Joomla All for Webmasters

Mahasiswa Kasetsart University, Thailand, Belajar Di Faperta IPB

Pada awal Februari, sebanyak lima orang mahasiswa dari Universitas Kasetsart, Thailand datang ke Faperta IPB. Mahasiswa-mahasiswa ini tergabung dalam program AIMS (Asean International Mobility Scholars) yang merupakan program rintisan DIKTI dengan universitas-universitas di Asia Tenggara. Sejak tahun 2010 silam, Faperta IPB sudah aktif menyelenggarakan program AIMS ini dengan mengirimkan mahasiswa IPB ke luar negeri serta menerima mahasiswa dari luar negeri. Kredit mata kuliah yang diambil selama 1 semester di luar negeri akan ditransfer ke universitas asal dan diakui di dalam transkrip akademik mahasiswa. Pada tahun 2013 ini, Fakultas Pertanian IPB pertama kalinya menerima kedatangan mahasiswa dari Thailand (sebelumnya mahasiswa-mahasiswa asing yang diterima oleh Faperta IPB berasal dari University Putra Malaysia).

 

Kelima mahasiswa ini akan menempuh studi selama 1 semester mulai dari Bulan Februari hingga Juni mendatang di Fakultas Pertanian IPB. Kelima mahasiswa tersebut adalah Ronnakrit Chaitong (Oak), Sasithorn Sukkleang (Fai), Kanyaporn Sawatdiwong (Mobile), Wachirun Zarapho (Toey), dan Suphawan Haepruek (Ice). Selama 1 semester, mereka mengambil lima mata kuliah yang diampu oleh Faperta IPB, diantaranya: Plant Propagation, Estate Plantation Crop Science, Principles of Seed Science and Technology, Introduction to Biotechnology in Crop Science dan General Entomology. Beberapa mahasiswa juga mengambil mata kuliah pilihan di luar Faperta yaitu Dairy Herd Management dan Water and Nutrient Management dari Fakultas Peternakan. Semua mata kuliah yang diberikan dalam bahasa Inggris. Selama studi di IPB, mereka tinggal di Asrama Internasional IPB.

Adanya kelas internasional di Faperta IPB ini menjadi sebuah bentuk rintisan bagi Faperta IPB untuk mengakselerasi program sarjana internasional pertama di IPB. Faperta IPB sendiri sedang bekerja untuk menyusun program S1 internasional dengan program studi “Tropical Agriculture”. (teks: Nisa/foto: tio)

Document

Leave A Comment

Translate »