All for Joomla All for Webmasters

Dr. Muhamad Syukur, SP, MSi Menangkan Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa

Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian pendidikan dan kebudayaan merupakan pemberian penghargaan kepada putra-putri bangsa yang telah berhasil mengembangkan inovasi dalam bidang industry, produk/teknologi, ilmu pengetahuan dan industry kreatif. Pemberian penghargaan ini dilakukan melalui seleksi yang cukup ketat dari 115 usulan yang masuk yang datang dari kalangan dosen, peneliti, maupun masyarakat luas yang telah berhasik mengembangkan inovasi dalam bidang industri, produk/teknologi, ilmu pengetahuan, maupun industry kreatif.

Program ini bertujuan mendorong terciptanya budaya pada masyarakat dalam menghasilkan dan menghargai karya

intelektual; mendorong tumbuhnya budaya kreatif dan inovatif yang berkontribusi positif bagi peningkatan kehidupan masyarakat; membantu menyosialisasikan hasil-hasil inovasi agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas; serta meningkatkan kesadaran akan perlindungan atas hak kekayaan intelektual. Anugerah ini dibagi ke dalam 4 kategori yaitu (1) Teknologi yang menghasilkan paten (2) Varietas tanaman yang hasilnya telah didaftarkan dan dapat menunjukkan tingkat aplikasi yang bermakna (3) Ilmu pengetahuan yang menghasilkan karya yang diakui di tingkat internasional dan nasional berupa hak cipta, serta (4) Industri Kreatif yang pemenangnya berhasil menunjukkan karya bernilai ekonomi yang tinggi.

 

Dr. Muhammad Syukur, SP, MSi adalah salah satu pemenang Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa kategori Varietas Tanaman. Dr. Syukur merupakan staf pengajar bagian Pemuliaan Tanaman Departemen Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian IPB. Beliau meraih penghargaan AKIL atas prestasinya sebagai peneliti cabai yang menciptakan varietas-varietas unggul seperti Cabai IPB CH3 dan Pesona IPB. Jumlah varietas yang telah didapat sertifikatnya dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) dan/atau telah dilepas oleh Menteri Pertanian adalah 18 varietas. Cabai IPB CH3 dan Pesona IPB diluncurkan oleh Rektor IPB dan Menteri Pertanian pada Oktober 2010. Keunggulan cabai IPB CH3 adalah produktivitas tinggi , umur panen lebih cepat, kepedasan tinggi (2-3 kali kepedasan cabai biasa) sehingga cocok untuk industry saos.

Pesona IPB mempunyai keunggulan produktivitas tinggi ukuran buah panjang, kepdasan tinggi (hamper 10 kali kepedasan cabai biasa) dan dirakit menggunakan sumberdaya genetic local. IPB CH3 masuk dalam 103 Inovasi Indonesia tahun 2011 dengan judul “IPB CH3: Merah, Besar, Pedas, Berkualitas”, sedangkan Pesona IPB masuk dalam 104 Inovasi Indonesia tahun 2012 dengan judul “Cabai Pesona IPB: Panjang, Pedas nan Mempesona”. Benih IPB CH3 dan Pesona IPB diperbanyak dan dikomersialkan oleh Darmaga Seed IPB. Varietas ini telah dipublikasikan di berbagai media cetak dan online diantaranya Majalah Trubus, Majalah Agroobserver, Tabloid Agrina, Tabloid Peluang Usaha, Koran Jakarta dan Kompas.com. Dr.Syukur telah menulis 4 buku, yaitu Teknik Pemuliaan Tanaman (Penebar Swadaya, Sitogenetika (IPB Press), Perakitan dan Produksi Benih Hibrida (Agronomi dan Hortikultura IPB) dan Sukses Panen Cabai Tiap Hari (Penebar Swadaya).

Segenap civitas akademika Fakultas Pertanian IPB mengucapkan selamat dan turut berbangga atas prestasi yang diraih oleh Dr. Muhammad Syukur, SP, MSi. Semoga inovasinya dapat terus bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

Leave A Comment

Translate »